+ -

Pages

Mengedit atau Bikin Ulang Tulisan?

Tulisan yang tertata rapi, makna maupun tampilannya akan membuatnya menjadi lebih berkualitas dan menarik untuk dibaca. Tapi tidak mudah untuk membuatnya. Ini merupakan tantangan tersendiri dalam belajar menulis.

Ketika menulis biasanya tulisan dibiarkan mengalir begitu saja. Tak ada batas jelas apa yang ditulis. Intinya tulis apa saja yang ingin ditulis.

Setelah ditulis, hasilnya tulisan tersebut tentu belum baik. Kadang pembahahasannya melebar ke sana sini, tidak fokus, kalimat-kalimat berputar-putar dan berulang dan kadang arah tujuannya tidak jelas.

Menulis itu memang mudah, tapi menulis dengan hasil tulisan yang tertata rapi adalah pekerjaan yang tidak mudah. Jadi jangan mengangap enteng belajar menulis.

Tulisan yang baru dibuat wajib diedit dulu walaupun hasilnya belum tentu menjadi baik. Setidaknya hasilnya lebih baik dan lebih berkualitas daripada sebelumnya.

Pernah saya mengedit sebuah tulisan yang telah saya buat. Berkali-kali saya mengeditnya, tapi hasilnya masih belum baik. Saya bingung, kenapa bisa seperti itu. Kemudian saya biarkan saja tulisan tersebut dan saya cari waktu lain kemudian saya edit kembali. Hasilnya tetap sama, masih amburadul. Karena kesal, saya hapus semua tulisan tersebut. Kemudian saya tulis ulang lagi apa yang saya ingat. Hasilnya tulisan tersebut jauh lebih baik dari sebelumnya.

Setelah membuat tulisan maka perlu usaha lagi untuk membuatnya menjadi lebih baik. Tulisan yang baru jadi biasanya belum sempurna dan kalau diedit belum tentu juga menjadi sempurna. Tulisan yang belum baik harus diedit dan kalau perlu diulang kembali menulisnya.
5 Blogger Jambi: Mengedit atau Bikin Ulang Tulisan? Tulisan yang tertata rapi, makna maupun tampilannya akan membuatnya menjadi lebih berkualitas dan menarik untuk dibaca. Tapi tidak mudah ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >