+ -

Pages

Pemalas yang Produktif?

Kenapa ya kalau di hari libur (sabtu dan minggu) saya sering bermalas-malasan dengan memperpanjang jam tidur saya? Jumlah jam di hari libur kan masih sama dengan jumlah jam di hari biasa, 24 jam. Jika jam tidur sudah cukup, rasanya tidak baik kalau harus memperpanjang jam tidur.

Apa hari libur itu benar-benar harus kita gunakan untuk bermalas-malasan karena pada hari senin sampai kamis sudah digunakan untuk kerja yang rajin? Takutnya kalau terlalu sering bermalas-malsan malah membuat kita menjadi pemalas.

Mungkin baiknya adalah membuat hari libur menjadi suatu hari dimana di hari tersebut kita bisa lebih produktif dengan cara yang malas. Saya tidak tahu bisakah keadaan seperti itu dan saya juga tidak tahu bagaimana melakukannya. Tetapi kalau keadaan itu ada, saya rasa itu bisa menjadi sesuatu yang lebih baik dari pada hanya sekedar bermalas-malasan. :)

"Malas". Dari kata dasarnya saja sudah terlihat kalau kata tersebut bernada negatif atau sesuatu yang tidak baik dilakukan. Atau mungkin saja kata tersebut kurang tepat menyatakan tindakan tersebut. Mungkin bisa dikatakan dengan "libur". Tapi jika dibandingkan kedua kata tersebut maka tindakan dari kata "malas" dan "libur" adalah sesuatu yang berbeda. Jadi mana yang benar ya? Saya jadi bingung.
5 Blogger Jambi: Pemalas yang Produktif? Kenapa ya kalau di hari libur (sabtu dan minggu) saya sering bermalas-malasan dengan memperpanjang jam tidur saya? Jumlah jam di hari libur ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >