+ -

Pages

Uji t Satu Sampel (Satu Sisi)

Secara umum uji t satu sampel (satu sisi) hampir sama dengan uji t satu sampel (dua sisi). Letak perbedaannya hanya pada hipotesis dan cara pengambilan keputusan. Uji t satu sampel (satu sisi) digunakan untuk mengetahui apakah nilai rata-rata suatu sampel lebih besar atau lebih kecil secara signifikan dengan suatu nilai pembanding.

Sama dengan uji t satu sampel (dua sisi), uji t satu sampel (satu sisi) dipakai jika jumlah data kurang dari 30.

Hipotesis :

Hipotesis jika diuji apakah rata-rata sampel lebih besar dari angka pembanding:



Hipotesis jika diuji apakah rata-rata sampel lebih kecil dari angka pembanding:



Uji Statistik:
t = frac{overline{x}-mu _{o}}{s/sqrt{n}}

Pengambilan keputusan:
Pengabilan keputusan didasarkan pada perbandingan nilai t hitung dengan t tabel.

  1. Untuk , penolakan Ho jika t hitung > . Jika sebaliknya Ho diterima.

  2. Untuk , penolakan Ho jika t hitung < -. Jika sebaliknya Ho diterima.


Catatan:

  1. alpha merupakan tingkat signifikansi. alpha diperoleh dari 1 dikurang tingkat kepercayaan. Biasanya tingkat kepercayaan yang sering digunakan adalah 95%. Sehingga tingkat signifikansi (alpha) = 1 - 95% =5% atau 0,05

  2. v adalah derajat bebas, yang diperoleh dari jumlah data sampel (n) dikurang 1.

  3. Dari nilai alpha dan derajat bebas (v) bisa diperoleh nilai t tabel yang bisa dilihat di tabel distribusi t.

5 Blogger Jambi: Uji t Satu Sampel (Satu Sisi) Secara umum uji t satu sampel (satu sisi) hampir sama dengan uji t satu sampel (dua sisi) . Letak perbedaannya hanya pada hipotesis dan ca...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >