+ -

Pages

Masalah Sederhana Menjadi Rumit

Tadi di kantor, saya punya suatu masalah yang sebenarnya adalah masalah yang sederhana. Kemudian, iseng-iseng saya tanyakan kepada teman saya si A bagaimana pendapatnya tentang masalah dan pemecahannya. Si A pun memberikan pendapat dan nasehatnya.

Karena agak kurang puas dengan jawaban si A, maka saya coba untuk meminta pendapat ke teman saya yang lain, si B. Kemudian si B memberikan pendapat dan nasehat yang berbeda dengan pendapat dan nasehat si A.

Kemudian karena agak penasaran dengan perbedaan jawaban mereka, maka saya coba tanyakan lagi kepada si C. Si C pun ternyata memberikan pendapat dan nasehat yang berbeda pula dengan si A dan si B. Saya akhirnya malah menjadi bingung dengan masalah yang saya alami.

Tak lama kemudian datanglah si D. Si D yang mendengar percakapan kami juga memberikan pendapat dan nasehatnya. Pendapat si D ternyata juga berbeda dengan tiga teman saya sebelumnya.

Karena pendapat dan nasehat mereka berbeda-beda, akhirnya masalah yang tadinya sederhana malah sekarang menjadi semakin rumit. Hadoh,, bagaimana ini?

Ternyata banyak kepala tidak menjamin suatu masalah akan cepat selesai dan solusi pemecahan masalah yang lebih baik bisa muncul. Banyak kepala malah membuat pemikiran tentang masalah dan pemecahan masalah menjadi semakin rumit. Masalah menjadi semakin sulit diselesaikan karena semakin banyak pertimbangan-pertimbangan untuk menyelesaikannya. Kalau saja tadi saya tidak meminta pendapat dan nasehat dari mereka, saya yakin masalah yang sederhana tersebut sudah cepat saya selesaikan.

Di kemudian hari, mungkin sebaiknya saya harus memilih terlebih dahulu mana-mana saja masalah yang akan didiskusikan dan mana yang tidak. Jika nanti saya bertemu dengan masalah yang sederhana maka akan segera saya hajar saja secepatnya sebelum masalah tersebut menjadi rumit. :)
5 Blogger Jambi: Masalah Sederhana Menjadi Rumit Tadi di kantor, saya punya suatu masalah yang sebenarnya adalah masalah yang sederhana. Kemudian, iseng-iseng saya tanyakan kepada teman say...

2 komentar:

  1. memang terkadang ada masalah yang harus kita selesaikan sendiri dan ada juga yang harus diselesaikan bersama. Tapi bukan berarti masalah yang bisa kita selesaikan sendiri tidak boleh kita sampaikan kepda tman2, karena walopun nantinya ga memberikan sebuah solusi tapisetidaknya dengan hal tersebut kita bisa tmbh dekat, silaturrahim akan terjaga dan dia menganggap kita terbuka sehingga dia juga terbuka kpd kita. dan suatu saat nanti kita tidak kalau kita akan membutuhkan bantuannya. :D

    BalasHapus
  2. betul, trims atas masukannya, bro..

    BalasHapus

< >