+ -

Pages

Keras Kepala - Awal Dimulainya Kebodohan

Kadang saya merasa bawa saya adalah orang yang keras kepala. Ketika orang lain menyampaikan suatu pendapat maka saya langsung menyalahkannya tanpa alasan yang jelas. Hal itu biasanya terjadi ketika pendapatnya tersebut tidak sesuai dengan apa yang saya ketahui.

Yang lebih parah lagi adalah ketika pendapat seseorang mengandung kebenaran dan saya tahu bahwa yang ia sampaikan itu adalah benar, tapi karena telah berbeda dengan pendapat yang telah saya sampaikan sebelumnya, maka saya akan menyalahkannya juga. Saya tidak mengakui bahwa diri saya salah. Sehingga pada akhirnya saya menyalahkan kebenaran yang telah disampaikan orang lain dan membenarkan kesalahan yang telah terlanjur saya ucapkan.

Manusia biasanya tidak mau dianggap bodoh, tidak berpengalaman dan tidak berpendidikan. Hal-hal inilah yang menjadi pangkal dari kebodohan-kebodohan saya di atas. Karena gengsi tidak mau dianggap bodoh, tidak berpengalaman dan tidak berpendidikan, maka saya tidak mau mengakui kesalahan saya.

Seseorang akan menyalahkan orang lain jika ingin dianggap sebagai orang yang hebat, cerdas dan pintar. Selain itu membenarkan dirinya supaya orang lain terlihat lebih bodoh darinya. Padahal kalau dia sadari, orang yang menganggap dirinya yang pintarlah yang sebenarnya adalah orang yang bodoh, bukan orang yang dianggapnya bodoh.

Tidak mengakui kesalahan akan membuat pikiran menjadi tertutup. Pada pikiran yang tertutup, ilmu tidak akan mau masuk. Kebodohan di dalamnya juga tidak bisa keluar. Inilah adalah babak baru dimulainya kebodohan. Dan saya harus keluar secepatnya dari kebodohan itu.
5 Blogger Jambi: Keras Kepala - Awal Dimulainya Kebodohan Kadang saya merasa bawa saya adalah orang yang keras kepala. Ketika orang lain menyampaikan suatu pendapat maka saya langsung menyalahkannya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >