+ -

Pages

Cepat Mengambil Keputusan

Kemarin saya mengambil keputusan terlalu cepat. Saya tidak mempertimbangkan secara menyeluruh hal-hal yang terkait dengan pokok persoalan sebelum mengambil keputusan tersebut. Akibatnya saya menyesal atas keputusan yang telah saya ambil.

Saya memiliki kebiasaan mengambil keputusan dengan cepat. Sering saya dapati, untuk hal-hal tertentu, mengambil keputusan dengan cepat adalah pilihan yang terbaik.

Jika saya mendapatkan sebuah persoalan, saya secepatnya mempertimbangkan hal-hal yang terkait dengan persoalan tersebut, kemudian tanpa pikir panjang saya langsung memutuskan penyelesaiannya. Selesai. Itulah keputusan terbaik versi saya.

Saya pikir, jika kita terlalu lama mempertimbangkan hal-hal yang terkait dengan pokok persoalan, maka akan membuat pertimbangan tersebut semakin berkembang luas dan semakin berat. Keputusan penyelesaian persoalan akhirnya menjadi terlambat. Padahal cepat atau lambat, hasil keputusan biasanya tetap sama. Jadi buat apa membuang-buang waktu mempertimbangkannya, putuskan saja secepatnya.

Sampai sekarang saya masih berprinsip bahwa cepat mengambil keputusan adalah pilihan terbaik. Namun begitu, pengalaman kemaren mengajarkan bahwa tidak semua pengambilan keputusan dengan cepat adalah pilihan terbaik. Ada persoalan-persoalan yang lebih baik diputuskan dengan pertimbangan yang matang dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Mungkin saya harus melonggarkan sedikit prinsip yang saya pegang itu. Sebab walaupun persoalan ini jarang terjadi, namun persoalan tersebut biasanya adalah persoalan penting yang harus mendapatkan perhatian lebih. Saya harus mulai belajar memilah-milah persoalan seperti itu agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari.
5 Blogger Jambi: Cepat Mengambil Keputusan Kemarin saya mengambil keputusan terlalu cepat. Saya tidak mempertimbangkan secara menyeluruh hal-hal yang terkait dengan pokok persoalan se...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >