+ -

Pages

Belajar Bahasa Lisan dan Bahasa Tulisan

Penyampaian informasi melalui bahasa tulisan lebih sulit daripada bahasa lisan. Dalam bahasa lisan kita bisa melihat dan berasakan ekspresi wajah, nada bicara dan intonasi bicara sebagai pendukung informasi yang disampaikan. Sedangkan dalam bahasa tulisan, kita hanya membaca tulisan tanpa ada informasi pendukung yang lain.

Biasanya ekspresi wajah berbanding lurus dengan situasi yang diucapkan oleh si pembicara. Jika seseorang berbicara dengan wajahnya cerah, berarti yang diucapkannya adalah hal-hal yang menyenangkan baginya. Sedangkan jika dia berbicara dengan wajah tidak cerah, kemungkinan yang diucapkan adalah hal-hal yang kurang menyenangkan atau biasa-biasa saja baginya.Bila dilihat dari nada dan intonasi bicara, jika nada dan intonasi bicaranya enak didengar, berarti yang disampaikan adalah hal yang disukainya. Sebaliknya jika nada bicara dan intonasinya tinggi dan tidak enak di dengar, kemungkinan yang dibicarakannya adalah hal-hal yang kurang disukainya.

Hal ini sangat berbeda dengan penyampaian informasi dengan menggunakan bahasa tulisan. Biasanya bahasa tulisan lebih datar. Tidak ada ekspresi wajah sedikitpun. Intonasi dan nada bahasa ditentukan oleh si pembaca. Jika si pembaca tidak tahu kondisi penulis saat menuliskan informasi, maka bisa saja tulisan yang seharusnya merupakan informasi yang baik, terkesan menjadi kurang baik. Kondisinya bisa terjadi sebaliknya tergantung bagaimana si pembaca memahaminya.

Bahasa lisan tidak selalu mempunyai arti yang sama dengan bahasa tulisan. Jika bahasa lisan dituliskan persis sama dengan yang diucapkan, maka belum tentu hasil tulisan tersebut mempunyai arti yang sama dengan apa yang diucapkan tadi.

Jika tidak hati-hati menulis dalam bahasa tulisan, bisa saja tulisan yang dibuat memiliki dua arti atau lebih. Akibatnya si penerima informasi salah menerima maksud informasi tersebut. Oleh karena itulah kita harus hati-hati membuat tulisan agar informasi yang disampaikan bisa lebih jelas dan tegas.

Saya termasuk orang yang sulit menyampaikan informasi dengan baik. Baik itu informasi melalui lisan maupun informasi melalui tulisan. Oleh karena itulah, setiap hari jika ada kesempatan saya selalu belajar berbahasa. Untuk belajar bahasa lisan, saya bisa belajar dalam kehidupan sehari-hari. Soalnya komunikasi kita dalam kehidupan sehari-hari adalah bahasa lisan.

Sedangkan untuk belajar bahasa tulisan, setiap hari saya belajar menulis. Dalam belajar menulis, saya menggunakan blog ini. Setiap hari saya berlatih membuat tulisan dan memposting tulisan tersebut di blog ini. Dengan adanya latihan ini, saya berharap suatu saat nanti saya bisa lancar membuat tulisan. Tulisan yang saya buat tentu tulisan yang bisa dipahami oleh orang lain dan tidak mempunyai banyak arti.
5 Blogger Jambi: Belajar Bahasa Lisan dan Bahasa Tulisan Penyampaian informasi melalui bahasa tulisan lebih sulit daripada bahasa lisan. Dalam bahasa lisan kita bisa melihat dan berasakan ekspresi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >