+ -

Pages

Percaya Diri Dalam Menulis

Dulu sebelum saya mengenal mudahnya kegiatan menulis, saya menganggap bahwa kegiatan menulis adalah kegiatan orang-orang yang pintar. Saya tidak termasuk orang yang pintar, jadi saya merasa bahwa saya tidak akan bisa menulis.

Waktu masih kuliah, kalau ada tugas kuliah yang berhubungan dengan menulis, seperti membuat makalah atau lainnya, saya langsung saja menyerah. Saya berpikir bahwa saya tidak akan bisa mengerjakannya. Biasanya cara saya mengerjakan tugas kuliah adalah dengan mencari tulisan-tulisan mengenai tugas tersebut di internet, kemudian menggabungkannya ke dalam satu tulisan. Saya hanya mengubah tahun dan datanya saja jika tugas tersebut berhubungan dengan data. Setelah itu selesailah tulisan saya.

Dalam mengerjakan tugas, saya hanya mendapat capeknya saja. Saya tidak mendapakan ilmu dari tugas kuliah tersebut. Saya juga tidak mendapat ilmu dari kegiatan menulisnya. Sebab kegiatan yang saya lakukan itu sebenarnya bukanlah kegiatan menulis. Sungguh saya rugi waktu itu.

Tapi itu dulu, sekarang tidak lagi. Sekarang saya sudah mau menulis sendiri. Malah sekarang saya tidak mau lagi mencontek tulisan orang lain. Menurut saya, menulis itu sangat mudah. Jauh lebih mudah dari apa yang saya pikirkan dulu. Jadi buat apalagi mencontek tulisan orang lain.

Saya tahu bahwa tulisan saya tidak sebagus tulisan orang-orang yang pintar. Tapi saya bangga dengan tulisan sendiri. Buat saya sekarang, biarlah tulisan saya kurang bagus. Karena suatu saat tulisan tersebut pasti bisa diperbaiki. Caranya adalah dengan terus belajar menulis. Jika ada tulisan yang kurang bagus, saya yakin saya bisa mengeditnya nanti. Kalaupun tulisan saya masih jelek, saya yakin tulisan tersebut tidak jelek-jelek amat. Hehe.. Yang terpenting agar saya tetap bertahan dalam kegiatan menulis adalah saya harus percaya diri. Itu saja.
5 Blogger Jambi: Percaya Diri Dalam Menulis Dulu sebelum saya mengenal mudahnya kegiatan menulis, saya menganggap bahwa kegiatan menulis adalah kegiatan orang-orang yang pintar. Saya t...

1 komentar:

  1. benar...bagaimanapun jeleknya..tapi kita sudah jujur dan belajar banyak...
    semangaaad...

    BalasHapus

< >