+ -

Pages

Relativitas Kebenaran

Jika berdebat, kita biasanya naif. Dengan ilmu yang sedikit, sadar ataupun tidak sadar, kita selalu merasa bahwa kita adalah orang yang benar dan masuk ke dalam kaum yang benar. Sedangkan lawan debat kita selalu saja kita anggap salah dan kita masukkan ke dalam kaum yang salah. Begitu juga sebaliknya pandangan lawan debat kita. Dialah yang selalu benar dan kitalah yang salah.

Kata Imam Syafi'ie, pendiri Mazhab Syafi'ie: "Kebenaran dalam pandanganku mengandung kesalahan dalam pandangan orang lain. Kebenaran dalam pandangan orang lain mengandung kesalahan dalam pandanganku.". Imam besar itu saja sudah merasa bahwa kebenaran itu sangat relatif. Benar dan salah suatu persoalan tergantung kepada orang yang melihat dan memahaminya.

Jadi, sikap kita dalam menghadapi setiap persoalan hanyalah membuka mata, membuka hati dan melihat kebenaran dengan lebih jelas. Selanjutnya adalah melangkah di jalan kebenaran yang telah kita temukan. Tidak usah kita berdebat dan menyalahkan orang lain. Sebab orang lain juga punya jalan kebenaran sendiri, dan mereka juga akan menempuh jalan itu.
5 Blogger Jambi: Relativitas Kebenaran Jika berdebat, kita biasanya naif. Dengan ilmu yang sedikit, sadar ataupun tidak sadar, kita selalu merasa bahwa kita adalah orang yang bena...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >