+ -

Pages

Etika dalam Memberi Nasehat

Jangan sembarangan memberi nasehat. Tidak semua orang bisa menerimanya. Kebanyakan orang tidak mau menerimanya. Ada yang bersedia menerima, namun ternyata ia tidak sanggup. Sedikit sekali yang benar-benar tulus bisa menerimanya.

Ada orang yang mempunyai hati yang keras. Hatinya tidak bisa menerima nasehat. Ada juga orang yang pikirannya tertutup. Ia membantah nasehat yang datang kepadanya.

Ada yang menganggap bahwa nasehat yang ditujukan kepadanya adalah penghinaan baginya. Ia merasa dianggap salah dan tidak becus. Jadi berhati-hatilah selalu dalam memberi nasehat.

Si pemberi nasehat juga harus sadar akan dirinya sendiri. Apakah ia menyadari bahwa nasehat yang ia berikan adalah nasehat yang tulus untuk mengingatkan orang yang di nasehati, atau mungkin saja ia memberi nasehat karena ingin menunjukkan kecerdasannya, atau mungkin juga ingin meremehkan orang yang dinasehatinya sehingga ia mengolok-olokkannya dan membuatnya malu.

Kalau tujuannya memberi nasehat adalah dua yang terakhir, maka lebih baik tidak usah memberi nasehat. Sebab tidak ada gunanya ia memberi nasehat. Nasehatnya hanya akan mendatangkan ketidakbaikan baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang yang dinasehatinya.

Menurut pengalaman saya, jarang sekali orang mau menerima nasehat. Jadi berilah nasehat jika hanya seseorang memintanya. Jika dia telah memintanya dan nasehat telah diberikan, maka ada dua kemungkinan. Pertama ia menerimanya dengan tulus. Kedua ia marah karena telah menerima nasehat yang tidak siap ia terima. Marahnya itu bisa saja ia tunjukkan dan bisa saja tidak.

Apapun yang terjadi, asalkan Anda telah memberikan nasehat yang baik dengan cara yang pantas, maka janganlah marah kepadanya. Sebeb sangat sulit bagi seseorang untuk menerima nasehat. Mungkin ini adalah tabiat manusia.
5 Blogger Jambi: Etika dalam Memberi Nasehat Jangan sembarangan memberi nasehat. Tidak semua orang bisa menerimanya. Kebanyakan orang tidak mau menerimanya. Ada yang bersedia menerima, ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >