+ -

Pages

Bahagia dengan Kekayaan Hati

Setiap hari banyak di antara kita yang mempunyai kegiatan sendiri-sendiri di luar rumah. Kita berangkat dari rumah untuk melakukan kegiatan masing-masing. Kegiatan tersebut seperti bersekolah, bekerja atau kegiatan lainnya. Kegiatan dimulai dari pagi hari dan berakhir pada sore harinya.

Bagi orang yang bekerja, ada di antara mereka yang sering pulang hingga larut malam karena banyaknya pekerjaan. Mereka sering terlena karena asyik bekerja. Efeknya adalah mereka kelelahan secara fisik dan psikis. Mereka mudah stress dan jatuh sakit.

Pada umumnya orang bekerja untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Gambaran kehidupan yang layak adalah kita bisa memenuhi semua kebutuhan hidup yang akhirnya bisa membuat kita hidup bahagia. Namun yang perlu benar-benar kita semua pahami adalah apakah kebahagiaan harus diperoleh dengan cara yang berat dan melelahkan?

Banyak di antara kita yang rata-rata bekerja 8 jam sehari, bahkan lebih. Bila bekerja melebihi batas wajar waktu bekerja sehari maka kita sebut dengan kerja lembur. Umumnya kerja lembur adalah melanjutkan pekerjaan hingga larut malam untuk mendapatkan uang tambahan.

Seringkali kerja lembur menyebabkan orang yang melakukannya kehilangan banyak waktu untuk keluarganya. Mereka jarang bertemu dan melihat anak mereka bermain karena ketika mereka baru bangun pagi, anak-anak mereka telah berangkat ke sekolah dan ketika mereka pulang pada malam hari, anak-anak mereka sudah tertidur.

Walaupun mereka telah tahu keadaan mereka seperti itu, mereka masih juga kerja lembur seolah-olah waktu 24 ini masih terasa kurang untuk mereka bekerja. Seringkali mereka belum puas dengan pendapatan yang mereka dapatkan sekarang, mereka ingin lebih karena dengan pendapatan lebih akan membuat mereka bahagia. Dengan pendapatan yang lebih, mereka berpikir bahwa mereka bisa memiliki rumah, mobil dan apa saja bisa mereka beli.

Ketika semua yang mereka inginkan itu telah mereka beli dan terpenuhi, ternyata mereka tidak juga bahagia. Mereka akhirnya menyadari bahwa kebahagiaan itu tidak bisa mereka dapatkan dengan cara menumpuk-numpukkan harta saja.

Jadi dimana kebahagiaan itu sebenarnya? Bagaimana cara mendapatkannya?

Sebenarnya kebahagiaan itu sederhana, malah sangat sederhana. Bahagia itu tidak perlu dicari jauh-jauh, sebab sumber kebahagiaan sangat dekat. Sumber kebahagiaan letaknya di hati kita. Jadi jika kita ingin bahagia, maka tenangkan dan damaikan hati kita. Dengan begitu kita pasti akan bahagia.

Syukurilah yang Anda miliki saat ini. Walaupun kita kekurangan, ketika mensyukuri apa yang ada maka Tuhan pasti mencukupinya. Jika waktu bekerja telah habis, maka segeralah pulang. Hidup akan lebih tenang jika kita memberikan waktu kita untuk keluarga. Tidak usah terlalu mengejar-ngejar harta dunia, sebab harta tidak akan pernah menjadi ukuran kebahagiaan. Harta hanya ukuran kebahagiaan yang semu. Orang yang banyak harta belum tentu bahagia. Orang yang sedikit hartanya sering kali sangat bahagia, sebab dia memiliki kekayaan yang lain, yaitu kekayaan hatinya.
5 Blogger Jambi: Bahagia dengan Kekayaan Hati Setiap hari banyak di antara kita yang mempunyai kegiatan sendiri-sendiri di luar rumah. Kita berangkat dari rumah untuk melakukan kegiatan ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

< >